AMBIL YANG JERNIH BUANG YANG KERUH ***
,, MEDSOSS BREAKING NEW'S "
~~~★★★~~~
TIDAK SEMUA MANUSIA HARUS PUNYA HUBUNGAN BAIK ANTARA SESAMA MANUSIA
----------
BINTAN ONLINE : selama ini ahli pakar ilmu Tasauff mencari dan memperiksa disetiap ruas jalur peraturan undang undang (UU) apa punjua jenis porsi peraturan UU tersebut, tidak ada ditemui dalam peraturan UU apa punjua yang mengarahkan kepada manusia untuk melakukan kejahatan dan tidak ada peraturan UU tersebut arahkan insan manusia untuk berpihak kepada manusia pelaku tindakan kejahatan. Didalam Firman Tuhan mengatakan manusia harus mempunyai hubungan baik kepada Tuhan karena Tuhan tidak pernah memberikan yang tidak baik kepada manusia, hanya kebanyakan manusia mencari dan memilih perbuatan yang tidak baik dalam pandangan dan penilai Tuhan.
Dan dalam Firman Tuhan ada mengarahkan manusia harus punya hubungan baik antara sesama manusia, tetapi hubungan manusia sesama insan manusia harus ada pilah pilah sebagai peranggan pembatasan hubungan antar manusia sesama manusia. Maka lahir pepatah dan petitih mengatakan berbuat baik berpadan padan berbuat jahat jangan sekali kali dilakukan karena kejahatan itu bisa merusak dan merugikan badan sedangkan berbuat kebaikan bisa berfaedah untuk sekujur badan manusia dari dunia sampai akhirat nantik. Seiring pepatah ini ada sesurat ayat mengatakan ambilah yang jernih buanglah yang keruh karena yang jernih kemana pun dibawak tampa diseleksi tidak perlu di antisifasi akan berguna bagi manusia yang jernih itu. Namun yang keruh kemana pun di ajukan pasti harus dilakukan penyeleksian saring dan tapis sebagai filter yang menentukan baik atau tidak baiknya karena kekurahan itu pasti mengandung kemudoratan untuk insan manusia.
Kata ahli ilmu Tasauff, jangan putuskan hubungan manusia dengan Tuhan karena Tuhan tidak terasuk oleh Iblis maka setiap manusia yang berhubungan baik dengan Tuhan tidak tersentuh oleh godaan Iblis. Sedangkan tubuh manusia bagaikan Istana oleh Iblis semangkin cenderung manusia berbuat kejahatan semangkin megah berdirinya Istana Iblis dalam tubuh manusia, jangan anda coba coba katakan tidak karena impo berita ini ditulis bersandarkan dengan Firman Tuhan Allah sang penguasa alam poswodnya berita ini mengikuti jejak jejak 25 para Nabi Nabi sebagai utusan manusia pilihan Tuhan. Jika kau lihat manusia berpihak kepada manusia pelaku kejahatan sesungguhnya engkau telah melihat satu kumpulan rombongan Iblis berbentuk manusia sedang atur posisi untuk lakukan kejahatan yang mendatangkan Mudorat kepada manusia yang lain. Bila engkau melihat satu rombongan kumpulan manusia bertujuan berbuat kebaikan kata ahli Tasauff, sesungguhnya engkau telah melihat sekumpulan para Malaikat berbentuk manusia tunduk dan takut kepada Tuhanya. Maka tidak semuanya manusia harus punya hubungan baik antara manusia sesama manusia. - Editor By Kamal Dewa Journalist's is The Best Of The Best ★★★
----------
Kamal - Journalist's berlevel Go To Internasional ★★★
Komentar
Posting Komentar