SURGA DAN NERAKA DI DAPAT DARI CARA SIKAP PERILAKU MANUSIA ***
AIMAN SAHABAT RASULULLAH YANG KERAS KEPALA SERING MINUM KHAMAR
~~~~~~~~~~
Walaupun Aiman sering mendapat hukuman dari Sayidina Omar Bin Hatab atas perintah Rasulullah, namun sahabat Rasul yang satu ini tetap setia pada Rasul dan cara sikap perilakunya menunjukan Aiman takut kepada Allah, karena meskipun terbilang seorang Pemabuk sikap yang lama zaman Jahiliah belum terkikis habis oleh Aiman namun perintah Sholat terus dijalankan secara berjamaah bersama Rasulullah meskipun setelah selesai tunaikan perintah Sholat Isyaq Aiman kembali minum Khamar.
Setelah lama berhenti Aiman menduguk Khamar tiba tiba Beliau bertanya kepada Rasulullah. Ya Rasul, Surga dan Neraka itu tidak diperlihatkan Allah kepada Manusia, apakah bisa di ketahui Manusia masuk Surga dan Neraka bisa kata Rasulullah tetapi tidak bisa disebutkan kepada orang lain karena sikap itu akan melampaui ketentuan Allah karena kita katakan bahwa si polan itu masuk Surga atau Neraka kita disebut sombong dan Takabur.
Surga tidak diperlihatkan Allah pada Manusia, nantiknya Manusia lakukan Ibadah hanya karena inginkan Surga tetapi Ibadah dilakukan bukan karena Allah sedangkan perintah Ibadah hanya karena Allah begitu jugak tentang Neraka, Manusia lakukan Ibadah karena takut masuk Neraka sedangkan kita diperintahkan hanya takut kepada Allah kata Rasulullah.
Kamu semua sahabat sahabat Ku bisa kamu merasakan masuk Surga atau kamu akan masuk kedalam Neraka. Bagaiman caranya Rasul kata seorang sahabat bertanya. Dari selepas Sholat Fardhu Subuh, kamu bergerak di muka bumi mencari nafkah untuk anak dan isteri. Setelah malam tiba tidurlah secara terlentang melihat keatap Rumah letakan sebelah tangan di atas kepala mu. Kemudian coba kamu ingat pergerakan kamu dari pagi hari sampai bertemu malam hari. Apa saja yang kamu perbuat ukur dan timbang mana yang banyak terbuat perbuatan Dosa atau amal kebaikan berisi Pahala. Jika banyak amal kebaikan yang terbuat lakukan setiap hari Niscaya kamu akan di rindui oleh Surga. Namun jika banyak Dosa yang kamu perbuat seribu kali kamu di mintak Allah untuk melalui Titisan Siratal Mustaqim tidak akan pernah terlewati oleh kamu dengan baik kata Rasulullah kepada para Sahabat. Sebab jika manusia Berdosa melalui Siratal Mustaqim titisan itu halus dan kecil lebih halus dari selembar rambut dan lebih tajam dari pada pisau cukur ini kata Rasulullah sambil memperlihatkan sebilah pisau yang selalu digunakan untuk bercukur oleh Rasulullah Nabi Muhamad SAW- By Dewa Journalist's is The Best Of The Best ★★★
Komentar
Posting Komentar