PARA WARTAWAN MEDIA LITBANG KOMPAS ANGGOTANYA DARI GOLONGAN ANJING BERBENTUK MANUSIA ***
,, MEDSOSS NEW'S "
~~~★★★~~~
SELURUH PARA ANGGOTA MEDIA KOMPAS SAMA DENGAN BINATANG KALAU KAU BUKAN BINATANG KAU TIDAK BISA HIDUP SENYAWA DALAM SATU NAMA MEDIA
----------
BINTAN ONLINE : pemantau pergerakan polotik pemerintah mengajak rakyat berfikir secara cerdas tetapi rakyat jangan terlalu lekas mempercayai bicara buah mulut dari ucapan bicara kawan ke kawan juga jangan lekas lekas rakyat menilai baik dan benar terhadap tulisan berita yang disampaikan para Wartawan (Jurnalist) terhadap tentang apa punjua kabar berita yang para Wartawan sampaikan kepada Masyarakat, khususnya terhadap Wartawan Media Kompas sama saja dengan Media Litbang Kompas sebab mereka sejajar seiring sejalan dengan cara menipu membohingi rakyat melalui tulisan berita mereka, jika mereka Media Kompas tidak membohongi rakyat mereka rumit untuk dapat makan, maka rakyat sebagai lahan penipuan bagi mereka para anggota Media Kompas baru bisa dapat makan dari orang pelaku kejahatan yang mereka katakan orang itu telah berbuat kebaikan padahal orang itu pelaku kejahatan sehingga orang itu terlibat sebagai pelaku pelanggaran Hukum HAM. Media Kompas ini Media yang paling kurang hajar bergerak dalam negara lndonesia bertujuan cari makan dengan cara menipu umat Manusia. Para seluruh anggota Wartawan Media Kompas tidak kita pilih suku dan tidak kita lihat jalur ajaran agama mereka, tetapi yang positiv mereka anggota Wartawan Media Kompas adalah dari golongan Binatang yang berbentuk Manusia. Dan jika ada di antara kalian anggota Media Kompas tidak terima Dewa Journalist's katakan diri kalian adalah Binatang, menurut Dewa Journalist's kalau kalian bukan Binatang yang ujutnya berbentuk Manusia sudah tentu kalian tidak bisa hidup sebaur senafas sejiwa hidup bergerak bersama dalam sebuah nama Media yang sama. Untuk kalian Wartawan se lndonesia dengan saya yang bernama Kamal jangan kalian coba coba berkiat untuk angkat Lidah bukak suara, karena jika telah saya jatuhkan kalian saya ini tidak berucap secara Arrogant, saya pastikan selagi kalian berusaha untuk bergerak menutupi belang kaki kalian yang telah tersingkap oleh saya, segaris kalin tidak akan dapat kata kelonggaran dari saya, setitik kalian tidak akan bertemu dengan sinar Cahaya yang terang akan saya hajar secara terus menerus dengan tiada ampun dan maaf dari saya Kamal Journalist's.
Waktu ketika Jokowi PKI jadi President para kumpulan Binatang anggota Media Litbang Kompas, yang bisa juga jadi ayah mereka juga Binatang maka mengalir sikap Binatang itu pada rombonhan anggota Media Kompas yang tidak berhenti menipu umat Manusia. Media Litbang Kompas katakan rakyat merasa puas dari hasil kinerja President Jokowidodo PKI, nyatanya hasil kinerja Jokowi PKI tidak lepas kehidupan rakyat dari kemelaratan selama 10 tahun Jokowi anjing PKI itu menjadi President, sementara untuk pembuktian faktor Ekonomi lndonesia hancur ditangan Jokowi PKI anak china anjing itu, tidakah kalian melihat tidak pernah sampai nilai tukar Dolar US ke Rupiah berkisar turun kebawah nilai Dolar US dengan kedudukan bersetatus Chrisiss Monyter, belum lagi kita hitung dengan utang piutang negara lndonesia terhadap China Komunis yang harus di bayar gara gara Whoosh LRT Ratusan Triliun Rupia utang rakyat lndonesiah, memang kata Perabowo President taik kaki pincang itu dia yang tanggung jawab untuk bayar utang tersebut, tapi President anjing pincang itu hanya bicara tanggung jawab saja, yang memikul beban rakyat bersangkutan utang piutang LRT Whoosh tersebut bukan pakai uang rakyat yang dicuri President anjing kaki pincang, hasil pencurian uang rakyat yang sudah dicuri si kaki pincang itu sudah jelas dibagi bagikan kepada keluarganya oleh President anjing kaki pincang itu. Dan apakah patut kita lupakan perbuatan si Luhut Binsar Panjaitan kaum suku Batak anjing itu yang merugikan rakyat dan negara, apakah tidak perlu kita hitung dari hasil tindakan kejahatan yang dilakukan oleh si Luhut Binsar Panjaitan orang kaum suku Batak keturunan anjing itu. Sangat wajar kalian dipanggil anjing, karena jika kalian Manusia kenapa tidak kalian bersikap berperilaku yang baik, sedangkan Tuhan berbicara tersimpan dalam isi Kitab. Kata Firman Tuhan Manusia itu Tuhan tuntut untuk lakukan kebaikan menjalankan kehidupan di atas Dunia, jika Manusia tidak lakukan kebaikan Tuhan akan tekankan sangsi Hukum berupa Azab untuk diterima Manusia yang bersikap seperti Binatang. Sedangkan kalian tidak bersikap berperilaku baik seperti yang di inginkan Tuhan terhadap insan Manusia, sudah tentu kalian harus diberigelar dengan panggilan atas nama Binatang pada diri kalian, panggilan atas nama Binatang apa saja sesuka hati kami yang sesuai panggilan Binatang itu untuk kalian terima.
Bukankah baru baru ini rombongan anjing anjing anggota Media Litbang Kompas maupun Media Kompas sama saja karena mereka hidup seperti Binatang anjing di satu nama Media yang sama mencari makan dengan cara tidak benar berakibat membohongi umat Manusia. Ketika terjadi Pilpres tahun 2024 rombongan anjing anjing para anggota Media Litbang Kompas telah meracuni rakyat dengan kata bahasa perkataan berisi Racun Dusta. Para anjing anjing Litbang Kompas mengatakan Perabowo Giberan dari hasil Surve telah mencapai suara 58% barang kali anjing anjing Media Litbang Kompas mempunyai jangkauan setelit model terbaru buatan China Komunis untuk memantau Surve suara rakyat buat berikan dukungan kepada Perabowo Giberan anak Jokowi PKI dengan cara jalan menipu rakyat lndonesia dilakukan Media Litbang Kompas. Saya Kamal Dewa Journalist's cuma katakan kepada Pubelic. Kata saya ketika Pilpres 2024 berlangsung, setiap yang dilakukan secara terpaksa pasti hasil kelanjutanya akan berdampak tidak baik, buktinya jika tadi melalui Ikrar berisi Sumpah dan janji yang dipertanggung jawabkan untuk mengurus rakyat, malah yang terjadi sampai sekarang ini terbukti rakyat tidak terurus utang negara menjadi berselemak peak, di negara orang anak didik tidak keracunan Makan Bergizi Geratis, di lndonesia anak didik jatu sakit keritis bahkan ada satu keluarga anak didik merintih menangis akibat anak kesayangan mereka berpulang kerahmatullah Wafat karena Makanan Beracun Geratis (MBG). Perkara ini baru dari satu sumber tindakan kejahatan yang dilakukan oleh anjing anjing Media Litbang Kompas menipu rakyat se lndonesia. Belum lagi kita ungkapkan tentang kejahatan Makamah Konsitusi (MK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta tiga orang Pengacara berlevel taik anjing yang ikut berikan President anjing kaki pincang dan Wakilnya anak PKI anjing untuk pimpin negara lndonesia, dan buah hasilnya kehidupan rakyat lndonesia teraniaya. Terkadang Dewa Journalist's terfikir, kemana pungsional para anggota Polisi yang dipimpin oleh seorang Jenderal Kapolri untuk ambil tanggung jawab atas keamanan negara dan keselamatan hidup rakyat. Kok bisa tidak tertangani kejahatan terjadi dalam negeri ini oleh pihak anggota Polsi, padahal Polisi ditugaskan untuk tindak kejahatan tetapi kejahatan terjadi dalam negara ini kayaknya sedetik pun tidak pernah berhenti dari kejadian yang mezalimi rakyat. Wahai anggota Polisi harapan kami sebagai Putra Putri negeri ini, memang kita semua harus memikul beban untuk jaga bangsa dan bela negara, tetapi bukankah beban itu yang harus lebih berat memikulnya dari pihak anggota Polisi jika kurang kekuatan Polisi tinggal panggil TNI, kami rakyat berharap benahilah NKRI dengan teliti dan rapi agar Ironisnya rakyat tidak berperaduga TNI/POLRI ikut berkerjasama dengan golongan Manusia penipu dan pencuri yang berujung akhirnya berpihak pada PKI maka akan hancurlah kehidupan kami rakyat se NKRI kalau TNI dan Polri telah diperbuat oleh PKI bagaikan Hwan tertanjur lobang hidungnya dengan seutas tali. - Editor By Dewa Journalist's The Best is The Best ★★★
Komentar
Posting Komentar