KARENA ADAD BERSANDI SARAQ SARAQ BERSANDI KITABULLAH MAKA ARTIS MINANG BERNAMA FAUZANA DAPAT MALU DARI JOURNALIST'S TERBAIK SELURUH DUNIA ***

KML ~ DEWA JOURNALIST'S ★★★
FAUZANA DAN IYUN
----------
,, MEDSOSS NEW'S "

~~~★★★~~~

SOAL NAMA GELAR JOURNALIST'S AKU CUKUP TERKENAL HAMPIR DISELURUH DUNIA TETAPI AKU TULIS BERITA INI UNTUK BERIKAN PELAJARAN KEPADA FAUZANA

----------

BINTAN ONLINE : jika sekiranya Siti Nurbaya isteri Datok Malinggi itu masih hidup di dunia ini, jika Beliau membuat malu dalam ranah Minang Kabau terlendo rukun Adat istiadad oleh Bunda Siti Nurbaya Siti Nurbaya itu akan dapat malu dari aku. Apakan lagi kau Fauzana yang bersifat bukan masyarakat awam biasa. Jika masyarakat awam (rakyat umum) membuat malu atas dirinya terbawak tertuang tertumpah jatuh ketanah santan dan lada dalam ranah Minang Kabau masih boleh kita hulurkan ampun dan ma'af  perkara yang panjang bisa dikumpal menjadi singkat jika telah singkat di ambil saja sekedar untuk dipergunakan. Tetapi kau Fauzana kau bukan bersetatus berkedudukan masyarakat awam, kau adalah idola bangsa lndonesia kau disebut sebagai Viguris pubelic jika kau membuat Noda Hatinurani yang meidolakan diri kau Hatinurani mereka akan merasa terseleo karena setatus kau sebagai seorang Artis. Jika rukun Adad kau simbah dengan Noda, yang dapat malu bukan kau saja seorang diri yang menanggung busuknya Noda itu, tetapi serantau dimana Putra Putri anak anak Minang Kabau itu berada mereka ikut dapat malu atas perbuatan sikap perilaku kau yang angkuh dan sombong akhirnya kau Fauzana kau panen menuai mendapat Aib dari Kamal sebagai Dewa Journalist's.

Kau Fauzana dari kaum suku Minang Kabau berlambang Rumah Adad gonjong sembilan beratap ijuk tumbuh sebatang pohon Kelapa Hijau disamping Rumah Adad itu, didalam Rumah Adad tersusun duduk bersimpuh sesepuh sebagai kepala suku (Nyinyiak Mamak) memohon memintak kepada anak dan keponakan agar sampai ke anak cucu nantik Adad Minang tidak sampai ternoda bila kalian hidup berjalan melangkah berucap bersuara dimana punjua ranah jagatnya. Rumah Gadang sembilan ruang selajang Kuda berlari selenong Karambia jatuh sapakiak Bundo maimbau padi usang impik baimpik padi baru timbun batimbun tampait sibansait salang tenggang tampai sikayo basuko Hati. Jika kekayaan ranah Minang disebut Toko di daratan babilang pintu Kapal di Lautan bagendengan dilamun Ombak kian kemari, jika terenak mau disebut itik dan Angsa berenang direnangan kolam air Kerbau dan Banteng melenguh dalam kandang. Kau jangan main main dengan aku Kamal Jurnalis urang Minang Kabau induak Den Putri Bungsu sukunya Tanjung ayah Den Datok Tangkayo Basa sukunyo Koto. Aku injak injak harga diri nyinyiak Mamak di seluruh Sumatera Barat nantiknya bila ada di antara mereka sebagai pemuka Adad. Jika Kepala Suku Adad Minang Kabau mereka katakan sikap perilaku kau Fauzana kau sebagai seorang Artis kau dikatakan oleh Kepala suku kau Fauzana tidak membuat malu kaum suku Minang Kabau ulah sikap perilaku kau menjilat air ludah yang telah kau muntahkan, dan jika mereka katakan kau tidak membuat Aib dalam ranah Minang Kabau nan didalamnya ada Adad bersandi Saraq Saraq bersandi Kitabullah, aku akan injak injak rukun Adad istiadad Minang Kabau bersandi Kitabullah dan akan aku permalukan harga diri seluruh Nyinyiak mamak kapalo suku orang Minang Kabau, karena jika mereka katakan kau Fauzana Artis penyani Minang tidak membuat malu umat Manusia yang ada hidup dalam ranah Luak nantigo dan ada berada insan Manusia dalam lingkaran Nagari Lima Puluh Koto.

TUJUAN NIAT HATINUARANI FAUZANA INGIN BUAT KAMAL JURNALIST MENARUH RASA SAKIT HATI TERHADAP FAUZANA

Disini saya jelaskan secara rinci kehadapan orang kaum suku Minang Kabau khususnya. Suara kicauan Unggas terbang beredar dibawa angin isi kicauan Unggas tersebut mengatakan antara hubungan Fauzana dan Iyun orang kaum suku Jawa gagal untuk menjadi suami isteri karena suratan Takdir Jodoh bukan manusia yang menentukanya. Namun lain rasa miang Kacang miang dengan rasa miang bijik Kacang Fauzana yang ada dicelah kelangkangnya yang ada tersimpan di antara renggangan dua pangkal Paha Kakinya Fauzana. Karena saya telah melihat Sumur mencari Timba Obat yang mencari penyakit sangat tidak layak walaupun untuk sampai kapanpun Abatnya nantik jika Perempuan datang mengejar lelaki dengan tujuan untuk mengisi kekosongan yang tiada dalam diri Perempuan. Maka saya hulurkan satu kata peneguran terhadap Fauzana oleh karena Fauzana orang kaum suku Minang Kabau setombo Adad dengan saya Fauzana itu dan seatap seperabungan sesimpuh duduk selantai bersama dalam rumah Gadang gonjong sembilan sejalin Adad Minang Kabau seluruhnya kami orang Minang Kabau, sedangkan saya sebagai pemangku Adad dalam ranah Pasaman Timur meskipun saya jarang berada di kampung halaman. Terasa tersimbah saya dek Noda malu melihat sikap Fauzana setelah ludah di muntahkan Fauzana terlihat Fauzana menjilat kembali kepada orang kaum suku Jawa.

Maka terbaca dengan mudah oleh saya ereng dan gendeng tujuan sikap Fauzana hanya untuk menyakiti Hatinurani saya setelah nasehat dan petunjuk saya ajukan pada Fauzana. Bisa jadi Fauzana menilai terhadap diri saya saya yang sudah memutih Rambut dikepala juga putih kumis dan janggut saya serta sudah memutih bulu jaga yang ada di kerampang saya. Maka teringat oleh saya karena Fauzana pernah layangkan ciuman melalui ilusi terhadap diri saya yang saya rasakan ciuman ilusi Fauzana terhadap saya agar saya lakukan hubungan Nikah batin secara ilusi terhadap Fauzana tetapi saya menolak karena hubungan badan bagaikan orang suami isteri melalui ilusi, kalau dengan saya melakukan hubungan badan saya mengucapkan Nikah batin dengan Perempuan yang jika tidak saya tolak permintaanya. Maka Fauzana terasa oleh saya ingin membuat saya merasa sakit Hati sehingga Fauzana memintak kepada orang kaum suku Jawa itu agar supaya Postingan gambar Fauzana bersama Iyun orang kaum suku Jawa terus diedarkan kepangkuan pubelik agar supaya rasa sakit Hati saya semangkin meningkat dan membesar. Kalau kau Fauzana tidak menyukai Postingan itu, setidak tidaknya kau hulurkan kata sanggahan melalui Komentar terhadap Jawa Ketoperak yang memposting Gambar kau itu, itu satu Fakta niat jahat kau pada aku aku yang bertujuan baik menasehati kamu karena kau orang kaum suku Minang Kabau satu kaum dalam satu suku kau bersama aku. Tujuan niat jahat Fauzana pada saya, jika rasa sakit Hati saya telah membesar kemudian saya akan timbul rasa dendam terhadap Fauzana lalu saya akan lakukan hubungan badan secara ilusi dengan Fauzana. Yang di inginkan Fauzana agar saya lakukan hubungan badan bersama Fauzana seperti seorang lelaki mempunyai Maniag Sex untuk memuaskan Nafsu birahi Fauzana yang lebih Maniag lagi. Yang biasanya Perempuan punya Nafsu birahi Maniag Sex bila mau melakukan hubungan badan Perempuan ini suka mencari Hati suaminya merasa cemburu bercampur marah, kemudian terjadi perkelahian dan pemukulan baru setelah itu hubungan badan amat enak dirasakan oleh Manusia pengidab Sex Maniag. Taunya saya perkara ini karena saya pernah punya seorang isteri bernafsu Maniag Sex, bila ingin berhubungan badan isteri saya ini harus terlebih dahulu membuat perkara saya harus merasa sakit Hati terhadap sikapnya yang penting perbuatan isteri saya itu saya harus merasa cemburu. Namun setelah saya tau isteri saya ini rupanya Iblis berbentuk Manusia Manusia bernafsu Iblis maka saya ambil kata putus saya Ceraikan isteri saya itu dari pada saya beristeri hanya menambah Dosa saya setiap hari dengan adanya melahirkan pertekaran setiap ingin hubungan badan. Maka dari itu saya bermunajat kapada Tuhan, kata saya oh Tuhan jika tidak ada seorang Perempuan yang terbaik dan tidak ada Perempuan yang engkau redoi untuk menjadi isteri saya biarlah sampai saya wafat saya tidak mempunyai isteri. Do'a seperti ini pernah saya berikan kepada Fauzana Artis penyanyi Minang Kabau itu. - Editor By Dewa Journalist's is The Best Of The Best ★★★

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMAL JOURNALIST'S TERBAIK SE DUNIA ANGKAT BICARA TENTANG SETATUS ORANG CHINA SEBAGAI ORANG ASING BERADA DI DALAM NEGARA INDONESIA ★★★

sweet memory KAMAL JOURNALIST'S TERBAIK DISULURUH DUNIA PERNAH MEMPERMALUKAN TIGA PENGACARA KONDANG JATUH TELENTANG ***

WORLD'S BEST JOURNALIST KAMAL SPEAKS UP ABOUT THE STATUS OF CHINESE PEOPLE AS FOREIGNERS IN THE STATE OF INDONESIA ★★★