JIKA ANDA INGIN JADIKAN ORANG LAIN SEBAGAI CONTOH ATAU SURI TELADAN MELIHATLAH ANDA UNTUK AMBIL NILAI KEPADA SIKAP PERILAKUNYA ORANG ITU ★★★
,, MENDSOSS NEW'S "
~~~★★★~~~
PAK HAJI MAHMUDA HARI INI SAMPAIKAN KHOTBAH DI ATAS MIMBAR DALAM MASJID NURUL IMAN KIJANG CITY KABUPATEN BINTAN
----------
BINTAN ONLINE : seorang makmum sekaligus sebagai Dewa Journalis't pemantau pergerakan pemerintah negara lndonesia, hari ini hari Jum'at tanggal 20 Februari tahun 2026 Dewa Journalist's mendengarkan Khotbah dalam ruangan Masjid Nurul Iman. Mulanya saya tidak mengetahui bahwa Pak Haji Mahmuda lantunkan Khotbah yang ditulis oleh Al Bukhari, dentuman Khotbah bergema terdengar sampai kelangit tinggi mencakar jatuh di bumi bunyi pantulan suara Haji Mahmuda bacakan Khotbah di atas Mimbar dalam Masjid Nurul Iman. Lalu saya bertanya kepada seorang makmum sambil saya hulurkan salam, siapa nama orangnya yang bacakan Khotbah itu tadi Shobat tanya saya. Kurang tau saya pak, tapi coba bapak tanya kepada orang yang pakai baju warna abu abu itu, lalu saya lajukan langkah mendatangi orang yang di tunjuk tadi. Katanya yang baca Khotbah itu Pak Haji Mahmuda, ooo kata saya, kenal saya dengan beliau, bahkan beliau leting abang saya karena beliau tau dengan keluarga saya. Maka berita ini tidak dilengkapi dengan gambar Haji Mahmuda, takut saya nantik beliau salah terima maka akan terasa bertambah padeh cabe yang beliau makan. Padahal isi berita ini bertujuan hanya untuk menyampaikan saran berisi petunjuk disertakan lampiran nasehat.
Yang saya bahas tentang isi Khotbah yang di kumandangkan oleh Pak Haji Mahmuda. Kata Haji Mahmuda amal ibadah puasa insan manusia untuk Allah SWT. Maka saya jelaskan disini karena terjadi perlanggaran akhidah untuk diterima oleh umat Islam, pelanggaran yang saya maksut. Bahwa sesungguhnya Allah tidak mengharapkan dan Allah tidak mendapat apa punjua dari hasil perbuatan baik maupun yang tidak baik dilakukan oleh manusia, meskipun jika manusia bisa ciptakan langit dan bumi serta isinya Allah tidak akan dapat faedah apa punjua dari hasil perbuatan manusia. Karena jika Allah harapkan pemberian dari hasil purbuatan manusia, berarti itu Allah belum bersifat maha kaya, karena Allah masih harapkan imbalan dari manusia. Sedangkan Allah berfirman, kata Allah,, Aku sebagai Tuhan manusia tidak memintak segala sesuatu apa punjua kepada manusia melainkan Aku yang memberi kepada setiap Mahluk yang bernyawa yang Aku ciptakan. Dan kata Allah kalian manusia puja dan puji sembah atau tidaknya Aku namun Aku tetap terpuja dan terpuji oleh para Malaikat yang aku ciptakan dari cahaya (Nur) Ku. Berbuat baik manusia untuk manusia berbuat keji manusia itu hanya untuk manusia dari hasil perbuatan insan manusia. Bahkan inti sari kata Allah yang dikupas oleh ahli pakar ilmu Tasauff, Surga dan Neraka Aku tidak berikan kepada manusia tetapi Surga dan Neraka yang Aku cipatakan itu, manusia yang memintaknya untuk ditempati oleh manusia, cara manusia mintak Surga dan Neraka tergantung bagaimana cara sikap manusia menjalankan kehidupan ketika kehidupan Aku berikan pada manusia untuk jalankan kehidupan di atas dunia ini kata Allah tetapi bukan kata saya Mustafa Kamal Nurullah (MKN) sebagai penulis naskah berita ini.
Jadi nasehat saya untuk para Ulama yang bergelar Kiyai serta Ustad dan Dai atau Ustazah, jika anda berkhotbah atau berceramah tentang apa punjua khususnya tentang keharuman aroma Islam. Bukan bobot bentak nada suara anda yang di ambil nilai oleh para Jamaah rahimah kumullah. Tidak perlu anda kumandangkan ceramah atau Khotbah anda seperti President Perabowo Subianto anak china berkaki pengkor berpidato bentakan suara debik meja kononya supaya dikatakan President kaki pengkor itu mirip President Sukarno jika si pengkor berpidato, agar si President kaki pengkor dikatakan rakyat, si pengkor bagaikan Sukarno yang kedua, padahal Sukarno gunakan uang rakyat untuk telanjangi kaum wanita dan tiduri kaum wanita di atas rajang yang bukan Muhrimnya Sukarno lakukan perzinaan bersama Marly Monroe Slebrytis Holywood. Maka dari itu saya katakan President rakyat lndonesia sekarang ini orang bodoh namanya Perabowo Subianto, karena ambil contoh untuk diteladaninya Sukarno sedangkan Sukarno bergelar TUKEN tukang hek ehh Sukarno gunakaan uang rakyat dan Sukarno tumbuh suburkan tumbuhnya PKI dalam negara lndonesia. Perabowo Subianto ini sudah pikun karena banyak melakukan pelanggaran hukum HAM maka dosa menumpuk jalan kebaikan tidak terlihat telah di tutup Hijab oleh Tuhan, yang hanya tinggal pada si kaki pengkor hanya perasaan merasa dirinya paling hebat padahal orang pintar menilai kau hanya President berlevel Klas pantat. Kau curi uang hak milik Kamal Journalist's pengkor. - Editor By Dewa Journalist's is The Best Of The Best ★★★
----------
Komentar
Posting Komentar